Manusia selalu berangan-angan. dan kini, angan-angan saya membuat saya ingin mempercepat, next ,..next,..next,.. tolong, cepatlah, cepatlah berlalu.., terjadilah apa yang seharusnya terjadi.
Perandaian saya adalah, andai saya bisa cukup kuat dan benar mengambil pilihan. Menindak apa yang ada di benak saya. Merealisasikan harapan yang menggantung bingung. Hmmm, sudahlah. Takdir akan terjadi, tak bisa dipercepat atau diperlambat. ingin sekali saya mengamini ini sepenuh hati, namun entah, ternyata cukup susah.Tapi saya sadar, saya bukan maha tahu.
ingin, saya ingin.. tapi sepertinya, ingin yang kali ini terlalu mustahil. terkadang suatu hal yang tak kita sukai memang baik untuk kita. benarkah tuhan? setidaknya, kuatkan saya hingga akhir.yakinkan dia yang kini ada di benak saya.jika saja saya boleh meminta, dan jika dia benar2 baik untuk saya, begitupula saya kepada dia.
Tampilkan postingan dengan label supports. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label supports. Tampilkan semua postingan
Jumat, 30 Maret 2012
Senin, 26 Maret 2012
this is the next..part 2
ini cupcakes vanila, yummy banget, saya sampe kaget saking yummynya :p
hahahha.
sayangnya, teksturnya terlalu lembut, enak memang, tapi kolesterol pasti tinggi, g sehat kan. terus terlalu manis juga. buat saya sih enak2 aja, tapi ayah saya kudu diet gula, kakak n adik saya g suka manis, secara selalu minum teh tawar. jadilah ini cupcakes yang malang, beda sama cupcakes cokelat kemarin :(
ini yang tanpa topping
ini yang pakai topping
tapi kok diketawain yaa :( katanya aneh, hhhuhuhu :'
lucu2 aja kan guys?:3
hahahha.
sayangnya, teksturnya terlalu lembut, enak memang, tapi kolesterol pasti tinggi, g sehat kan. terus terlalu manis juga. buat saya sih enak2 aja, tapi ayah saya kudu diet gula, kakak n adik saya g suka manis, secara selalu minum teh tawar. jadilah ini cupcakes yang malang, beda sama cupcakes cokelat kemarin :(
ini yang tanpa topping
ini yang pakai topping
tapi kok diketawain yaa :( katanya aneh, hhhuhuhu :'
lucu2 aja kan guys?:3
Rabu, 21 Maret 2012
saya senang, kelewat melimpah
ini tentang cupcakes...
look at this yummy gorgeous cupcakes!! :D
enjoyed :):)
sebelum dikasi topping
setelah dikasi topping
kemarin lusa saya coba bikin dan gagal. hari ini sukses dan papa mama kakak adik suka.
minggu depan saya bikin yang lebih spektakuler :D
its a lot of fun :) alhamdulillah,..
look at this yummy gorgeous cupcakes!! :D
enjoyed :):)
sebelum dikasi topping
setelah dikasi topping
kemarin lusa saya coba bikin dan gagal. hari ini sukses dan papa mama kakak adik suka.
minggu depan saya bikin yang lebih spektakuler :D
its a lot of fun :) alhamdulillah,..
Minggu, 26 Februari 2012
another rehearsal
http://25.media.tumblr.com/tumblr_l3y8nne8is1qzr04eo1_500.jpg
I' ve been thinking too much lately. Pushing my thought into the deepest slopes. Asking to myself. who am I? why I life? am I good enough? am I nothing? am I a parasite?
a person is a person if he/she gives somthing to others. and I'm not feeling good about that.
Until these 22 years, I have'nt anything to give. I'm not really good at anything. It feels like having nothing to share, and there is nothing to do. whereas I feel that I'm bothering enough to earth, to my family, and the other beloved humankind.
last time I feel like I'm a strong person full of spirit and selfmotivated. I always encourage myself and keep my problem inside. I dont tell anybody. I keep it a secrets. I realize that everybody has a problem, and why I need to share them my problem? I need to solve it by myself. I dont wanna be a problem to my beloved friend more over my whole fams.I wanna make them laugh,make them happy I dont wanna be their reason to cry or feel bad.
I wonder myself now...
I wanna stand up. ingnore the pain. and keep trying until I cant, until my life is up..
yeah.. I still can wake up. the time when I couldn't wake up, I would know that I'm have done with something. I'm not waiting, I look for that, spinning my bodies then feels dizzy although I'm not win my match..its happy when doing sumtin..
ahh It always feels great when I write down my mind. make it evergreen God..
Infact I found my tearing eye in 2 days and now its kinda feel so tired.. my head protesting me too.
Thanks ..
and so soryy..
I' ve been thinking too much lately. Pushing my thought into the deepest slopes. Asking to myself. who am I? why I life? am I good enough? am I nothing? am I a parasite?
a person is a person if he/she gives somthing to others. and I'm not feeling good about that.
Until these 22 years, I have'nt anything to give. I'm not really good at anything. It feels like having nothing to share, and there is nothing to do. whereas I feel that I'm bothering enough to earth, to my family, and the other beloved humankind.
last time I feel like I'm a strong person full of spirit and selfmotivated. I always encourage myself and keep my problem inside. I dont tell anybody. I keep it a secrets. I realize that everybody has a problem, and why I need to share them my problem? I need to solve it by myself. I dont wanna be a problem to my beloved friend more over my whole fams.I wanna make them laugh,make them happy I dont wanna be their reason to cry or feel bad.
I wonder myself now...
I wanna stand up. ingnore the pain. and keep trying until I cant, until my life is up..
yeah.. I still can wake up. the time when I couldn't wake up, I would know that I'm have done with something. I'm not waiting, I look for that, spinning my bodies then feels dizzy although I'm not win my match..its happy when doing sumtin..
ahh It always feels great when I write down my mind. make it evergreen God..
Infact I found my tearing eye in 2 days and now its kinda feel so tired.. my head protesting me too.
It always about a reason, until u're life is up
Thanks ..
and so soryy..
Minggu, 01 Januari 2012
Hi...........
Actually, I just wanna say hello to you all, thanks for your caring, if you do it. :) if not, its okay, nothing to lose, is it?
teretett!!! And I'm doing well, not like the latest time, like August,September until middle of October, I've got a bad time, my emotional climbed, and there was nothing to do. I'm tired in my empty hour (jobless). Still now, I remember how sad I was.
But now, thanks god, Praise Allah SWT!
I've get my spirit back,:D there is some activity and I've got a really quality time. I teach English for Junior High School for 2 weeks. Its really give me interesting experience, at the same time, such a valuable activity,..I've got.
And now, I teach English for elementary school, same time, like for 2 week, until 6 January. I hope i never get a jobless time again, because its so bad for my mental n psychology,its happy when we got spare time, but not a jobless time. help me Allah.. Bismillah...:D ALhamdulillah...
I think teach become our responsible together, not only for a Job. To teach become a responsible to every person who knows. I mean like A sales man to consumer, An Old people to young people, even young people to old people. BEcause learning is something that cant get enough. I love teaching and learning. and i have a dreams about that, emm please pray for me :) to get my highest dreams, about learning and teaching for others, because I'm sure we have a same dreams. I believe. :)
teretett!!! And I'm doing well, not like the latest time, like August,September until middle of October, I've got a bad time, my emotional climbed, and there was nothing to do. I'm tired in my empty hour (jobless). Still now, I remember how sad I was.
But now, thanks god, Praise Allah SWT!
I've get my spirit back,:D there is some activity and I've got a really quality time. I teach English for Junior High School for 2 weeks. Its really give me interesting experience, at the same time, such a valuable activity,..I've got.
And now, I teach English for elementary school, same time, like for 2 week, until 6 January. I hope i never get a jobless time again, because its so bad for my mental n psychology,its happy when we got spare time, but not a jobless time. help me Allah.. Bismillah...:D ALhamdulillah...
I think teach become our responsible together, not only for a Job. To teach become a responsible to every person who knows. I mean like A sales man to consumer, An Old people to young people, even young people to old people. BEcause learning is something that cant get enough. I love teaching and learning. and i have a dreams about that, emm please pray for me :) to get my highest dreams, about learning and teaching for others, because I'm sure we have a same dreams. I believe. :)
Rabu, 03 Agustus 2011
praying and having a faith
masih inget tabung mimpi yang saya tulis beberapa waktu lalu?
sekarang sudah ada 16 lintingan. saya membuka lipatannya satu persatu dan kembali menekuni kata perkata. tersenyum sendiri, dan mencoba memberikan dukungan positif untuk tetap berjalan dan berlari sekuat tenaga. membunuh malas dan menumbuhkan passion.
ada beberapa yang sudah tercapai. beberapa yang sangat mikro dan sedikit sekali memang. tapi bukankah langkah lebar dimulai dari sebuah langkah kecil?
beberapa mimpi yang lain terlalu tinggi,.. dan membutuhkan waktu dan pikiran yang semakin rumit. beberapa waktu yg lalu saya sempat pesimis. siapa saya punya mimpi setinggi itu? harus banyak yang dilakukan dengan uang yang tak sedikit, bahkan tak melulu tentang materi. harus ada faktor supranatural dalam diri saya yang super dan bisa diandalkan. hingga saya sempat ragu pada diri sendiri.
tapi praise lord. saya sadar betapa tuhan saya selalu mengajarkan untuk bersyukur. ingatlah saya ketika saya berputus asa, Allah SWT selalu melihat saya. bahwa Allah SWT memberikan keadilan untuk tiap mahluknya, maka bagaimana saya bisa iri dengan kemampuan manusia yang lain?
there must be a spectacular things inside me.dan kelak menjadi nilai lebih saya-tiap tiap manusia.
saya bangkit lagi dan menyadari Allah selalu menyertai saya, jika saya menginginkannya, jika saya mendekat dan meminta.
well, kenapa tulisan ini sedikit menceramahi,.. ha3
end up.crap.
sekarang sudah ada 16 lintingan. saya membuka lipatannya satu persatu dan kembali menekuni kata perkata. tersenyum sendiri, dan mencoba memberikan dukungan positif untuk tetap berjalan dan berlari sekuat tenaga. membunuh malas dan menumbuhkan passion.
ada beberapa yang sudah tercapai. beberapa yang sangat mikro dan sedikit sekali memang. tapi bukankah langkah lebar dimulai dari sebuah langkah kecil?
beberapa mimpi yang lain terlalu tinggi,.. dan membutuhkan waktu dan pikiran yang semakin rumit. beberapa waktu yg lalu saya sempat pesimis. siapa saya punya mimpi setinggi itu? harus banyak yang dilakukan dengan uang yang tak sedikit, bahkan tak melulu tentang materi. harus ada faktor supranatural dalam diri saya yang super dan bisa diandalkan. hingga saya sempat ragu pada diri sendiri.
tapi praise lord. saya sadar betapa tuhan saya selalu mengajarkan untuk bersyukur. ingatlah saya ketika saya berputus asa, Allah SWT selalu melihat saya. bahwa Allah SWT memberikan keadilan untuk tiap mahluknya, maka bagaimana saya bisa iri dengan kemampuan manusia yang lain?
there must be a spectacular things inside me.dan kelak menjadi nilai lebih saya-tiap tiap manusia.
saya bangkit lagi dan menyadari Allah selalu menyertai saya, jika saya menginginkannya, jika saya mendekat dan meminta.
well, kenapa tulisan ini sedikit menceramahi,.. ha3
end up.crap.
Senin, 02 Mei 2011
Menanti Pelangi Menjejak Bumi
Aku melihat disini, didalam kelompok besar manusia ini. Kami membutuhkan listrik, air bersih dan bahan bakar fossil. Kemudian aku melihat disana, sekumpulan hewan mati, tanah mengering dan beberapa hutan kebakaran. Aku juga mengingat beberapa pernyataan klasik. “Dalam hidup berlaku hukum rimba, yang kuat akan selalu mengalahkan yang lemah.”
Manusia jelas menurutku adalah makhluk yang sangat kuat. Mungkin memang manusia tak mampu berlari sekencang panther, atau seberat dan sebesar gajah atau paus punggung bengkok. Manusia juga tak semenawan kelinci persia yang melompat, tak bernyanyi seindah burung pipit, tak menari seanggun singa laut dan lumba-lumba yang berdansa dilautan, dan tak secantik ikan terumbu yang berwarna-warni yang entah bagaimana bisa semenakjubkan itu.
Tapi, manusia memiliki akal. Akal yang sampai saat ini sangat menakjubkan sekaligus memuakkan. Akal yang ini, mampu mendandani mereka dengan kebohongan-kebohongan yang semakin besar dan memuakkan. Akal ini juga membuat mereka dengan mudah mengelabui atau menjatuhkan sesama manusia yang lain, lewat belakang punggungnya. Dan ya, saya salah satu dari manusia yang masih hidup dan bernafas. Dan ya, saya juga sedikit banyak menikmati kebohongan-kebohongan ini.
Ketika isu global warming santer, kutub selatan meleleh besar-besaran, beberapa beruang laut kehilangan rumahnya. Manusia sedang menikmati dinginnya air conditioner, dan megahnya rumah mereka dan sumber daya yang melimpah disekeliling mereka. Bagaimana mereka bisa paham dengan pemanasan global? Ketika manusia lainya mengatakan tentang krisis air bersih yang mengancam, manusia yang “lebih kuat” akalnya membangun bendungan yang menampung air miliaran kubik. Dan industri air minum dalam kemasan malah sedang subur-suburnya di pasaran. Hingga beberapa saat sepertinya isu krisis air bersih hanya seperti angin yang telah lalu. Tak perlu difikirkan.
Pada akhirnya “mahluk yang lebih kuat lah yang akan menang?” Menghalakan pikiran semacam ini berakar dikepalaku? Apa ini benar? Manusia sangat mampu membangun bendungan yang sangat kokoh dan tinggi. Untuk mencukupi kebutuhan air dan listrik mereka yang sangat tinggi. Lalu bagaimana dengan ribuan hektar ekosistem hilir yang rusak karena air tak mengalir sampai ke hilir? Benarkah itu? Bolehkan manusia menganggukkan kepala? Karena manusia bisa hidup nyaman karena mereka memiliki akal, dan mahluk hidup lainnya yang memang tak memiliki akal halal untuk dikorbankan?
Mengapa aku malah berfikir bahwa akal itu buruk? Bukankah akal mestinya sesuatu yang bisa dibanggakan manusia. lalu apakah prestasi dengan dampak yang sedemikian besar ini boleh dibanggakan?
Apakah arti tanggung jawab? Bukankah mahluk yang memiliki pengetahuan lebih banyak bertanggung jawab terhadap mahluk lain yang lebih lemah? Atau mungkin barusan adalah kalimat ngelantur yang tidak penting.
Aku ingin sekali bersyukur menjadi manusia yang memiliki akal, tapi kenapa aku malah mengutuki manusia lain yang memiliki akal yang lebih tinggi dari akal ku. Aku memang tak mengerti seberapa membutuhkannya aku pada listrik, air bersih dan bahan bakar fossil. Seperti mereka yang berakal lebih menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya. Namun bisakah menghentikan kenyamanan ini sejenak, untuk menyadarkan bahwa kita memang tidak semelimpah itu. Kita sedang mencuri sesuatu dari mahluk hidup lain, dan mereka juga berhak atas itu.
Tuhan maha adil. Untuk semua mahluknya, lalu mengapa manusia tak belajar untuk adil? Bukankah tuhan telah menitipkan akal yang menakjubkan itu kepada manusia? dan sekali lagi. Doa tidak cukup. Aku terkadang sebal melihat akhir kalimat artikel dengan kalomat doa. Semoga ini, dan seoga itu. Butuh aksi konkrit yang melibatkan manusia dalam kuantitas yang sangat besar. Dan bahwa mengandalkan manusia lain tak akan pernah cukup. Andalkanlah diri sendiri. Setiap langkah besar selalu diawali dengan langkah kecil kan?
Bisakah manusia ini berfikir bahwa segala kenyamanan dan kemudahan yang mereka dapatkan berasal dari kematian ribuan mahluk hidup lainnya? Jutaan liter air dibendung untuk pembangkit listrik, menganak tirikan ribuan kehidupan dihilir. Ribuan pohon ditebang untuk ton – ton an kertas yang susah terurai yang merusak tanah dan kualitas kehidupan manusia dimasa mendatang.
Kalau jawaban dari beberapa manusia adalah “Konsekuensi lah itu nona..”. aku akan buang jawaban itu ke tempat sampah, yang sebelumnya akan ku bakar habis, hingga aku tak bisa menggunakan jawaban itu. Dan tentu saja aku akan mencari jawaban ku sendiri.
Manusia jelas menurutku adalah makhluk yang sangat kuat. Mungkin memang manusia tak mampu berlari sekencang panther, atau seberat dan sebesar gajah atau paus punggung bengkok. Manusia juga tak semenawan kelinci persia yang melompat, tak bernyanyi seindah burung pipit, tak menari seanggun singa laut dan lumba-lumba yang berdansa dilautan, dan tak secantik ikan terumbu yang berwarna-warni yang entah bagaimana bisa semenakjubkan itu.
Tapi, manusia memiliki akal. Akal yang sampai saat ini sangat menakjubkan sekaligus memuakkan. Akal yang ini, mampu mendandani mereka dengan kebohongan-kebohongan yang semakin besar dan memuakkan. Akal ini juga membuat mereka dengan mudah mengelabui atau menjatuhkan sesama manusia yang lain, lewat belakang punggungnya. Dan ya, saya salah satu dari manusia yang masih hidup dan bernafas. Dan ya, saya juga sedikit banyak menikmati kebohongan-kebohongan ini.
Ketika isu global warming santer, kutub selatan meleleh besar-besaran, beberapa beruang laut kehilangan rumahnya. Manusia sedang menikmati dinginnya air conditioner, dan megahnya rumah mereka dan sumber daya yang melimpah disekeliling mereka. Bagaimana mereka bisa paham dengan pemanasan global? Ketika manusia lainya mengatakan tentang krisis air bersih yang mengancam, manusia yang “lebih kuat” akalnya membangun bendungan yang menampung air miliaran kubik. Dan industri air minum dalam kemasan malah sedang subur-suburnya di pasaran. Hingga beberapa saat sepertinya isu krisis air bersih hanya seperti angin yang telah lalu. Tak perlu difikirkan.
Pada akhirnya “mahluk yang lebih kuat lah yang akan menang?” Menghalakan pikiran semacam ini berakar dikepalaku? Apa ini benar? Manusia sangat mampu membangun bendungan yang sangat kokoh dan tinggi. Untuk mencukupi kebutuhan air dan listrik mereka yang sangat tinggi. Lalu bagaimana dengan ribuan hektar ekosistem hilir yang rusak karena air tak mengalir sampai ke hilir? Benarkah itu? Bolehkan manusia menganggukkan kepala? Karena manusia bisa hidup nyaman karena mereka memiliki akal, dan mahluk hidup lainnya yang memang tak memiliki akal halal untuk dikorbankan?
Mengapa aku malah berfikir bahwa akal itu buruk? Bukankah akal mestinya sesuatu yang bisa dibanggakan manusia. lalu apakah prestasi dengan dampak yang sedemikian besar ini boleh dibanggakan?
Apakah arti tanggung jawab? Bukankah mahluk yang memiliki pengetahuan lebih banyak bertanggung jawab terhadap mahluk lain yang lebih lemah? Atau mungkin barusan adalah kalimat ngelantur yang tidak penting.
Aku ingin sekali bersyukur menjadi manusia yang memiliki akal, tapi kenapa aku malah mengutuki manusia lain yang memiliki akal yang lebih tinggi dari akal ku. Aku memang tak mengerti seberapa membutuhkannya aku pada listrik, air bersih dan bahan bakar fossil. Seperti mereka yang berakal lebih menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya. Namun bisakah menghentikan kenyamanan ini sejenak, untuk menyadarkan bahwa kita memang tidak semelimpah itu. Kita sedang mencuri sesuatu dari mahluk hidup lain, dan mereka juga berhak atas itu.
Tuhan maha adil. Untuk semua mahluknya, lalu mengapa manusia tak belajar untuk adil? Bukankah tuhan telah menitipkan akal yang menakjubkan itu kepada manusia? dan sekali lagi. Doa tidak cukup. Aku terkadang sebal melihat akhir kalimat artikel dengan kalomat doa. Semoga ini, dan seoga itu. Butuh aksi konkrit yang melibatkan manusia dalam kuantitas yang sangat besar. Dan bahwa mengandalkan manusia lain tak akan pernah cukup. Andalkanlah diri sendiri. Setiap langkah besar selalu diawali dengan langkah kecil kan?
Bisakah manusia ini berfikir bahwa segala kenyamanan dan kemudahan yang mereka dapatkan berasal dari kematian ribuan mahluk hidup lainnya? Jutaan liter air dibendung untuk pembangkit listrik, menganak tirikan ribuan kehidupan dihilir. Ribuan pohon ditebang untuk ton – ton an kertas yang susah terurai yang merusak tanah dan kualitas kehidupan manusia dimasa mendatang.
Kalau jawaban dari beberapa manusia adalah “Konsekuensi lah itu nona..”. aku akan buang jawaban itu ke tempat sampah, yang sebelumnya akan ku bakar habis, hingga aku tak bisa menggunakan jawaban itu. Dan tentu saja aku akan mencari jawaban ku sendiri.
Minggu, 01 Mei 2011
Merpati Tersesat
Aku memilih ini bukan tanpa alasan. Bukan karena mereka dan yang lain. Bukan pula karena masalah yang kau khawatirkan. Salahkah aku yang ingin egois saat ini? Aku tahu kau berfikir bahwa aku melakukan kesalahan besar.
Aku seperti mengunci rapat pintu dan jendela, hingga tak ada yang melihat atau mendengar suaraku.
Kau tahu? Aku tahu aku salah dan aku tak boleh melakukan itu. Tapi, tahukah kau juga? Sempatkah kau berfikir bahwa aku kali ini sedikit membutuhkan itu. Pengasingan diri mungkin. Hanya sejenak.
Sejenak yang mungkin bisa jadi sangat berarti untukku. Sejenak yang mungkin sangat tidak rasional untuk mereka atau kalian. Berartikah sekarang? Ketika kau membaca ini? Atau kau melompati tiap tulisannya untuk mengerti tentangmu dalam pikir ku saja? Kau tak akan mendapatkan itu. Percayalah. Tidak ketika aku tak mengatakan untukmu secara langsung.
Dan untuk masalah ini sunguh aku tak mau minta maaf. Jangan menilaiku salah. Jangan berfikir aku meninggikan diriku lebih dari mu. Karena aku selalu berusaha memandang semua manusia dalam tinggi dan rendah yang sama.
Alasanku adalah aku menghargai kata maaf. Aku ingin memaknai kata itu dengan sebenar-benarnya. Memaknai bahwa kata itu sangat magis dan tulus. Kata indah itu, akan kukatakan disaat aku benar-benar membutuhkannya. Bukan sembarang kata yang bisa diobral.
Ya. Namun kau benar satu hal. Aku tak merasa salah kali ini. Tidak sampai aku membutuhkan kata itu. Tiap manusia memiliki alasannya. Benar dan salah memang abstrak, dan untuk menghindari kesalahpahaman membutuhkan kata maaf. Terkadang untuk sekadar menghibur, beberapa menggunakan kata maaf. Aku tak ingin melakukannya kepada kamu dan mereka yang lainnya.
Percaya. Saya butuh kepercayaan itu. Ini yang aku butuhkan. Untuk meminta kepada kalian aku bahkan rela menebus dengan apapun. Kepercayaan. Ini yang benar dan ingin aku dapatkan. Tak perlu meragukan apapun. Aku butuh ini untuk mendetakkan jantung kehidupanku. Pahamkah? Apakah masih susah? Mengertilah.. Buka lah sedikit egomu, percayalah, percayai aku. Ijinkan aku mengikuti kata hatiku, ijinkan aku melakukan apa yang aku yakini.
Aku seperti mengunci rapat pintu dan jendela, hingga tak ada yang melihat atau mendengar suaraku.
Kau tahu? Aku tahu aku salah dan aku tak boleh melakukan itu. Tapi, tahukah kau juga? Sempatkah kau berfikir bahwa aku kali ini sedikit membutuhkan itu. Pengasingan diri mungkin. Hanya sejenak.
Sejenak yang mungkin bisa jadi sangat berarti untukku. Sejenak yang mungkin sangat tidak rasional untuk mereka atau kalian. Berartikah sekarang? Ketika kau membaca ini? Atau kau melompati tiap tulisannya untuk mengerti tentangmu dalam pikir ku saja? Kau tak akan mendapatkan itu. Percayalah. Tidak ketika aku tak mengatakan untukmu secara langsung.
Dan untuk masalah ini sunguh aku tak mau minta maaf. Jangan menilaiku salah. Jangan berfikir aku meninggikan diriku lebih dari mu. Karena aku selalu berusaha memandang semua manusia dalam tinggi dan rendah yang sama.
Alasanku adalah aku menghargai kata maaf. Aku ingin memaknai kata itu dengan sebenar-benarnya. Memaknai bahwa kata itu sangat magis dan tulus. Kata indah itu, akan kukatakan disaat aku benar-benar membutuhkannya. Bukan sembarang kata yang bisa diobral.
Ya. Namun kau benar satu hal. Aku tak merasa salah kali ini. Tidak sampai aku membutuhkan kata itu. Tiap manusia memiliki alasannya. Benar dan salah memang abstrak, dan untuk menghindari kesalahpahaman membutuhkan kata maaf. Terkadang untuk sekadar menghibur, beberapa menggunakan kata maaf. Aku tak ingin melakukannya kepada kamu dan mereka yang lainnya.
Percaya. Saya butuh kepercayaan itu. Ini yang aku butuhkan. Untuk meminta kepada kalian aku bahkan rela menebus dengan apapun. Kepercayaan. Ini yang benar dan ingin aku dapatkan. Tak perlu meragukan apapun. Aku butuh ini untuk mendetakkan jantung kehidupanku. Pahamkah? Apakah masih susah? Mengertilah.. Buka lah sedikit egomu, percayalah, percayai aku. Ijinkan aku mengikuti kata hatiku, ijinkan aku melakukan apa yang aku yakini.
Kamis, 28 April 2011
Menyulam Angan
Saya ingin terbang tinggi
Melihat seberapa kuat saya mengepak
Saya ingin terbang tinggi
Melihat dunia yang luas ini
Saya ingin terbang tinggi
Bukan untuk meninggalkan, namun untuk tahu lebih banyak
Saya akan terbang tinggi
Dan tinggi... sekali memang, tapi saya akan kembali
Saya hanya ingin terbang, bukan sebuah pelarian atas semua masalah
Tapi pencarian jawaban dengan berfikir dingin tanpa emosional
Saya ingin terbang tinggi dan tahu lebih banyak, tapi ternyata sayap ini hanya ilusi.
Saya buka seekor burung dengan sayap lebar yang kokoh. Tapi saya janji. Ini tak akan pernah menghalangi saya menumbuhkan sayap. Dalam bentuk apapun. Saya akan terus mencoba. Karena saya tahu kekuatan terbesar di alam ini akan menjaga saya.
Selasa, 26 April 2011
Menyilaukan
alhamdulillah...
saya lega sekali, saya menuliskan semua mimpi saya yang mungkin akan sangat konyol jika dipublikasikan disini.
ahhahaha,
saya menuliskan mimpi saya satu persatu dan menemukan 11 lembar kertas tertulisi.
waowww ternyata untuk permulaan ini sudah banyak yang saya inginkan.
rencananya saya menuliskan semua mimpi yang saya angankan, tak memperdulikan gonggongan anjing atau manusia yang mampir. saya melipat rapi dan memasukkan lintingan kertas-kertas ini ke dalam sebuah wadah yang saya design sedemikian manisnya.

-ini tabungnya-

-ini lintingan mimpi-
Saya akan menyimpan tabung mimpi ini. sambil mencoba dan tetap bergerak progressif. saya harus menyelesaikan mimpi saya. membawanya tepat dibawah kaki saya. :)
saya lega sekali, saya menuliskan semua mimpi saya yang mungkin akan sangat konyol jika dipublikasikan disini.
ahhahaha,
saya menuliskan mimpi saya satu persatu dan menemukan 11 lembar kertas tertulisi.
waowww ternyata untuk permulaan ini sudah banyak yang saya inginkan.
rencananya saya menuliskan semua mimpi yang saya angankan, tak memperdulikan gonggongan anjing atau manusia yang mampir. saya melipat rapi dan memasukkan lintingan kertas-kertas ini ke dalam sebuah wadah yang saya design sedemikian manisnya.

-ini tabungnya-

-ini lintingan mimpi-
Saya akan menyimpan tabung mimpi ini. sambil mencoba dan tetap bergerak progressif. saya harus menyelesaikan mimpi saya. membawanya tepat dibawah kaki saya. :)
Sinar Tipis Membias
tergelak dengan kehidupan seorang kawan.
statusnya, baik di twiter, facebook dll selalu positif, dia juga mengamini setiap permasalahan ada alasannya.
dan,
jika belum terwujud, semata mata, karena waktu yang belum tepat.
terimakasih kawan diseberang,
sepertinya saya akan mencoba berfikir seperti itu,Lagi.
kembali menjadi positif dan bersemangat. :)
statusnya, baik di twiter, facebook dll selalu positif, dia juga mengamini setiap permasalahan ada alasannya.
dan,
jika belum terwujud, semata mata, karena waktu yang belum tepat.
terimakasih kawan diseberang,
sepertinya saya akan mencoba berfikir seperti itu,Lagi.
kembali menjadi positif dan bersemangat. :)
Minggu, 03 April 2011
I've been addicted to you
Hari ini saya belajar satu hal yang sangat indah. Membuat saya bersemangat ketika menggagasnya dalam setiap pembuluh darah menuju jantung saya. Berfikir tentang apa coba? Ini tentang pikiran saya, gagasan saya yang mungkin masih nyambung dengan manusia lain. Tidak usah di panjang kali lebarkan lagi, hohho,
Ini dia...............
“Terkadang berfikir bahwa “ini” sebuah tanggung jawab adalah kesalahan besar yang membuat tanggung jawab ini terasa berat sekali untuk dilakukan.”
Hahahha, ini contohnya, selama ini saya menganggap skripsi adalah tanggung jawab yang harus dikerjakan sesegera mungkin dan sebaik mungkin. Paling tidak selama dua bulan ini. Tapi saya salah, ini membuat saya menemukan celah untuk ogah-ogahan sambil berfikir dalam hati “Bentar yaa, aku main bentar, sorii aku tinggal bentar, hmm habis ini yaa tak kerjakan , pasti aku kerjakan deh kamuu, tapi tunggu bentar lagii...” atau kalo lagi parah.. “duh maaf lagi g mood, tak ada gairah..ukkhhh soriii besokk aja sekalian...dst..”

Yah, betul.. betul.. betulll sekali.. waktu itu saya salah. Maaf yah skripsi. Saya sadar sekali sepenuh hati, sebenarnya kamu cukup menegangkan, seru dan cenderung bikin ketagihan. Piuhhh..berlebihan sekali, kok jadi agak menjijikkan. Emm.. ya sudah, pokoknya kamu seperti dunia lain yang memberikan sensasi yang juga saya perlukan dan saya sukai dengan sangat..
Kamu bukan hanya tanggung jawabku, tapi kamu adalah kesukaan ku. Dan kamu Cuma 1x seemur hidup. Uwwahhh rugi sekali kalau tak memanfaatkan waktu bersenang-senang yang langka ini. Okeh, saya Cuma mau bagi gagasan ini. Jangan berfikir sebagai tanggungjawab, nikmati, sukai dan jadikan ini sesuatu yang seru. Niscaya kamu akan mendapatkan kebahagiaan lahir batin. Hahah apa lagi ini. See ya... happy day i hope :D.
Ini dia...............
“Terkadang berfikir bahwa “ini” sebuah tanggung jawab adalah kesalahan besar yang membuat tanggung jawab ini terasa berat sekali untuk dilakukan.”
Hahahha, ini contohnya, selama ini saya menganggap skripsi adalah tanggung jawab yang harus dikerjakan sesegera mungkin dan sebaik mungkin. Paling tidak selama dua bulan ini. Tapi saya salah, ini membuat saya menemukan celah untuk ogah-ogahan sambil berfikir dalam hati “Bentar yaa, aku main bentar, sorii aku tinggal bentar, hmm habis ini yaa tak kerjakan , pasti aku kerjakan deh kamuu, tapi tunggu bentar lagii...” atau kalo lagi parah.. “duh maaf lagi g mood, tak ada gairah..ukkhhh soriii besokk aja sekalian...dst..”

Yah, betul.. betul.. betulll sekali.. waktu itu saya salah. Maaf yah skripsi. Saya sadar sekali sepenuh hati, sebenarnya kamu cukup menegangkan, seru dan cenderung bikin ketagihan. Piuhhh..berlebihan sekali, kok jadi agak menjijikkan. Emm.. ya sudah, pokoknya kamu seperti dunia lain yang memberikan sensasi yang juga saya perlukan dan saya sukai dengan sangat..
Kamu bukan hanya tanggung jawabku, tapi kamu adalah kesukaan ku. Dan kamu Cuma 1x seemur hidup. Uwwahhh rugi sekali kalau tak memanfaatkan waktu bersenang-senang yang langka ini. Okeh, saya Cuma mau bagi gagasan ini. Jangan berfikir sebagai tanggungjawab, nikmati, sukai dan jadikan ini sesuatu yang seru. Niscaya kamu akan mendapatkan kebahagiaan lahir batin. Hahah apa lagi ini. See ya... happy day i hope :D.
Selasa, 09 November 2010
hanya ada aku dan pikiranku
aku sadar dari mati sejenakku.
tapi mataku enggan menyapa sinar yang temaram merah di pelupuk.
pagi ini berulang......, lagi.
pagi yang sama.masih..
Seperti pagi yang aku alami belakangan.
Muak sebenarnya sudah memenuhi rohaniku.
tapi tak kuasaku atas ketidaksukaanku.
kelopakku mulai membuka.
dipaksa oleh kepegalan yang menjalari syaraf motorikku.
mereka ingin bebas dan berlari. Selalu seperti itu.
sangat berseberangan dengan bagian yang lain.
kejenuhan telah merajai bagian yang lain...
ketakutan pun berlomba bertumbuh. layak duri pada mawar.
dan keindahan cukup menumbuhkan duri ketakutan akan terlepasnya.
kaki dan tangan mulai melakukannya. dengan sedikit terpaksa. ingatlah ini hanya awalan, tak apa sedikit di pecut.
pun ketika kuda liar sudah menemukan temponya akan berlari kencang sekali. dan tak terhentikan.
untuk sementara waktu. yang cukup berharga.
maka apalah artinya sedikit pecutan di awal?
apakah aku naif?
berfikir tentang sinar matahari dalam cekungan prisma.
tentang panda gendut yang memenuhi hutan bambu kuning di daratan china.
tentang beruang berwarna putih yang berenang dalam keramaian ikan dengan suhu dibawah nol derajat.
tentang kicau burung yang tiap pagi ber siul-siul, merayakan mentari dan siap berpesta ulat.
"tak akan pernah mulus," ak menjamin. walau kuda sudah menemukan temponya.
kepastian adalah hal yang benar tak bisa dijanjikan. pernyataan klasik. yang membosankan.
harap hari ini. hanyalah lukisan. dipenuhi warna kemilau keemasan.
kekuatan yang sampai sekarang aku hanya mimpikan.
keinginan yang selalu menjadi pecut.
ambisi yang memerah darah.
dan tak akan pernah ada akhir dari sebuah penutupan.
setidaknya hingga tiba waktunya.
tapi mataku enggan menyapa sinar yang temaram merah di pelupuk.
pagi ini berulang......, lagi.
pagi yang sama.masih..
Seperti pagi yang aku alami belakangan.
Muak sebenarnya sudah memenuhi rohaniku.
tapi tak kuasaku atas ketidaksukaanku.
kelopakku mulai membuka.
dipaksa oleh kepegalan yang menjalari syaraf motorikku.
mereka ingin bebas dan berlari. Selalu seperti itu.
sangat berseberangan dengan bagian yang lain.
kejenuhan telah merajai bagian yang lain...
ketakutan pun berlomba bertumbuh. layak duri pada mawar.
dan keindahan cukup menumbuhkan duri ketakutan akan terlepasnya.
kaki dan tangan mulai melakukannya. dengan sedikit terpaksa. ingatlah ini hanya awalan, tak apa sedikit di pecut.
pun ketika kuda liar sudah menemukan temponya akan berlari kencang sekali. dan tak terhentikan.
untuk sementara waktu. yang cukup berharga.
maka apalah artinya sedikit pecutan di awal?
apakah aku naif?
berfikir tentang sinar matahari dalam cekungan prisma.
tentang panda gendut yang memenuhi hutan bambu kuning di daratan china.
tentang beruang berwarna putih yang berenang dalam keramaian ikan dengan suhu dibawah nol derajat.
tentang kicau burung yang tiap pagi ber siul-siul, merayakan mentari dan siap berpesta ulat.
"tak akan pernah mulus," ak menjamin. walau kuda sudah menemukan temponya.
kepastian adalah hal yang benar tak bisa dijanjikan. pernyataan klasik. yang membosankan.
harap hari ini. hanyalah lukisan. dipenuhi warna kemilau keemasan.
kekuatan yang sampai sekarang aku hanya mimpikan.
keinginan yang selalu menjadi pecut.
ambisi yang memerah darah.
dan tak akan pernah ada akhir dari sebuah penutupan.
setidaknya hingga tiba waktunya.
Sabtu, 18 September 2010
gunung, salah satu dari alam yang saya idolakan
Gunung memiliki banyak sekali sisi yang bisa dipandangi. Jika dilihat dari arah barat, timur, utara dan, selatan, gunung menunjukkan siluet yang berbeda beda. Dan jika hari cerah, jika hari berawan dan jika hari mendung, gerimis sampai hujan badai, gunung memiliki daya tarik dan pesonanya tersendiri. Gunung selalu bisa mengekspresikan dirinya. terkadang gunung hampir ditutupi kabut putih dan awan tebal, seakan dia sedang minta waktu untuk sejenak sendirian, sedang malas untuk memamerkan keindahannya. Suatu ketika, Gunung terlihat sangat jelas dan indah. seakan ingin berkata, aku sangat memukau bukan? dan bersujudlah memohon ampun pada yang menciptakan aku dan kamu, menyadarkan betapa besarnya daya yang dimiliki Sang pencipta.
Pemandangan yang sangat indah ini, mempesonakan saya. Selalu. Hingga saat ini, saya selalu terhibur dengan semua pemandangan ini. ketika ia menampakkan jelas teksturnya, pepohonannya, retakan dan bukit-bukitnya, bayangan awan pada sisi lain lembahnya, yang membuat warna lembah sedikit menggelap, degradasi warna hijau yang menggelap dan menerang dengan sempurna dan bagaimana seakan akan sepucuk awan yang tersangkut di ujung puncaknya dengan sangat puitis. Semuanya begitu indah dan menentramkan bathin. saya benar2 tak bisa menemukan kata yang sesuia untuk mengungkapkan keindahan ini, fantastis? spektakuler? keren, menakjubkan? seribukali dari kata kata itu.
dan selain indahnya, mungkin yang sering dirasa sekarang adalah manfaatnya. gunung memberi kesempatan dan mimpi untuk hidup. Janji akan adanya hari esok. Dengan adanya gunung yang lebat dan segar oleh pepohonan dan ramai oleh satwa-satwa penghuninya. Benar! gunung memberi asupan oksigen dengan dosis yang tinggi. entah jika masih ada pihak yang meragukan hal ini.
manusia memiliki banyak sekali kebutuhan. dan semua manusia sadar akan hal ini. mereka tahu tak pernah ada kata puas dalam buku nafsunya. tak ayal, alam menjadi korbannya. Hutan menjadi gundul. mahasiswa sibuk mencari kertas HVS untuk tugas tugas makalah dan tugas akhirnya. Permintaan Meubel melunjak,l pejabat ingin gengsinya tinggi sehingga meubelnya ganti per periode, belum lagi rumah tangga baru yang membutuhkan rumah dan meubelnya. dan semua orang hanya bisa teriak, "hoi gunungnya kok gundul??panas tauk!!" "dan keesokan harinya, saya mau bnagun rumah, mau bikin Meubel2 mahal, saya mau ngeprint ini - itu, dll... "
saya bukan org yang benar2 idealis, saya cuma tak mengerti, apakah hal yang kita hanya bisa duduk, melihat dan diam. kita semua membutuhkan itu. kita terbiasa dimanja oleh alam, memanfaatkan alam. dan kita tak terbiasa untuk menganggap alam lebih. kita tamungkin tak terbiasa menjaganya, tak terbiasa memikirkan nasib alam kedepannya sehingga mungkin kita cenderung mengabaikannya. hmm, kasian sekali kau alam ku, habis manis sepah dibuang.
alam, saya ingin sepertimu, saya ingin indah sepertimu, ingin seperti kamu yang berguna kepada sekelilingmu, ingin kuat sepertimu, ingin saya sepertimu, saya iri dengan ketulusanmu, iri dengan semuanya, Alam...ingatkan saya ketika saya mulai membuatmu tak nyaman, ketika aku mulai mengganggumu, mulai menyakitimu lagi, dan terimakasih atas semua maaf dan toleransi ini., saya sayang kamu alam ku.
Pemandangan yang sangat indah ini, mempesonakan saya. Selalu. Hingga saat ini, saya selalu terhibur dengan semua pemandangan ini. ketika ia menampakkan jelas teksturnya, pepohonannya, retakan dan bukit-bukitnya, bayangan awan pada sisi lain lembahnya, yang membuat warna lembah sedikit menggelap, degradasi warna hijau yang menggelap dan menerang dengan sempurna dan bagaimana seakan akan sepucuk awan yang tersangkut di ujung puncaknya dengan sangat puitis. Semuanya begitu indah dan menentramkan bathin. saya benar2 tak bisa menemukan kata yang sesuia untuk mengungkapkan keindahan ini, fantastis? spektakuler? keren, menakjubkan? seribukali dari kata kata itu.
dan selain indahnya, mungkin yang sering dirasa sekarang adalah manfaatnya. gunung memberi kesempatan dan mimpi untuk hidup. Janji akan adanya hari esok. Dengan adanya gunung yang lebat dan segar oleh pepohonan dan ramai oleh satwa-satwa penghuninya. Benar! gunung memberi asupan oksigen dengan dosis yang tinggi. entah jika masih ada pihak yang meragukan hal ini.
manusia memiliki banyak sekali kebutuhan. dan semua manusia sadar akan hal ini. mereka tahu tak pernah ada kata puas dalam buku nafsunya. tak ayal, alam menjadi korbannya. Hutan menjadi gundul. mahasiswa sibuk mencari kertas HVS untuk tugas tugas makalah dan tugas akhirnya. Permintaan Meubel melunjak,l pejabat ingin gengsinya tinggi sehingga meubelnya ganti per periode, belum lagi rumah tangga baru yang membutuhkan rumah dan meubelnya. dan semua orang hanya bisa teriak, "hoi gunungnya kok gundul??panas tauk!!" "dan keesokan harinya, saya mau bnagun rumah, mau bikin Meubel2 mahal, saya mau ngeprint ini - itu, dll... "
saya bukan org yang benar2 idealis, saya cuma tak mengerti, apakah hal yang kita hanya bisa duduk, melihat dan diam. kita semua membutuhkan itu. kita terbiasa dimanja oleh alam, memanfaatkan alam. dan kita tak terbiasa untuk menganggap alam lebih. kita tamungkin tak terbiasa menjaganya, tak terbiasa memikirkan nasib alam kedepannya sehingga mungkin kita cenderung mengabaikannya. hmm, kasian sekali kau alam ku, habis manis sepah dibuang.
alam, saya ingin sepertimu, saya ingin indah sepertimu, ingin seperti kamu yang berguna kepada sekelilingmu, ingin kuat sepertimu, ingin saya sepertimu, saya iri dengan ketulusanmu, iri dengan semuanya, Alam...ingatkan saya ketika saya mulai membuatmu tak nyaman, ketika aku mulai mengganggumu, mulai menyakitimu lagi, dan terimakasih atas semua maaf dan toleransi ini., saya sayang kamu alam ku.
Kamis, 06 Mei 2010
kepercayaan
kepercayaan membuat ku melakukan sebuah pengorbanan
karena ternyata kita hanya bisa percaya jika mengorbankan sesuatu
pengorbanan yang ternyata menyangkut banayak hal yang berharga di dalam hidupku
keyakinanku,
kepercayaan ada karena seorang individu sudah tidak mampu melakukan apapun lagi
kepercayaan yang datang akan memberi keyakinan kepada individu yang di diserahi
kepercayaan akan mengajarkan tentang ikhlas kepada individu pemberi
kepercayaan akan membentuk keberanian kepada individu penerima
hmm mari saling mempercayai,
memberi keberanian kepada orang-orang yang kita sayangi
Senin, 03 Mei 2010
status .......
Kamis, 29 April 2010
keterbatasanku menyempurnakanku
keterbatasan,
Tuhan ku, aku mengerti engkau memberi kami suatu keterbatasan
keterbatasan ini, dimaknai oleh manusia manusia Mu,
dengan keterbatasan, banyak orang yang akhirnya meyerah kepada nasib
menyakiti dan tersakiti...
Tuhan ku,
aku ingin memaknai segala keterbatasan ini dengan benar
sesuai dengan alasanmu untuk mencipta apapun keinginanmu
mereka selalu mempunyai sesuatu hal untuk di agungkan..
bahkan keterbatasan...
aku ingin ikhlas dan memahami seluruh keterbatasan ini
Tuhanku, aku merasa mempunyai banyak sekali keterbatasan,
dan yang q inginkan untuk tahu..
adalah bahwa aku bisa memanaaatkan keterbatassanku untuk mengembangkan diriku..
aku tak mengenal bagaimana caranya berbuat,,
keterbatasan akan menyadarkanku
pada akhir, aku akan menggunakan keterbatasan untuk menyempurnakanku..
takkan biarkan keterbatasan ku mengalahkan ku..
Langganan:
Postingan (Atom)